Bagikan

Kasus mengejutkan terjadi di Deli Serdang, seorang pedagang mainan ditangkap polisi setelah mencabuli 28 siswi SD.

Pedagang Mainan di Deli Serdang Cabuli 28 Siswi SD

Kasus pencabulan di Deli Serdang mengejutkan masyarakat, melibatkan kakek pedagang mainan berinisial L (65). Pelaku ditangkap polisi setelah terbukti mencabuli 28 siswi SD di lokasi dagangnya. Peristiwa ini menyoroti kerentanan anak-anak terhadap kejahatan seksual, bahkan dari orang yang seharusnya aman di lingkungan sekolah.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di SOROT KRIMINAL SEKOLAH.

Pelaku Mencabuli 28 Siswi SD di Lingkungan Sekolah

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, dalam konferensi pers pada Jumat (20/6/2026), mengumumkan bahwa total korban pencabulan oleh pelaku L mencapai 28 siswi SD. Pelaku diketahui sering berdagang mainan dan jajanan di depan sekolah dasar tersebut, sehingga memiliki akses mudah ke para korban.

Bayu menjelaskan bahwa aksi bejat ini dilakukan terhadap anak perempuan berusia 9-11 tahun. Modus operandi pelaku meliputi memangku korban, mencium bibir, hingga meraba paha dan area sensitif. Pemeriksaan sejauh ini tidak menemukan korban laki-laki dalam kasus ini.

Identitas pelaku sebagai pedagang mainan di sekitar sekolah menimbulkan kekhawatiran serius tentang keamanan anak-anak di lingkungan pendidikan. Kepercayaan yang seharusnya diberikan kepada orang dewasa di sekitar mereka telah disalahgunakan secara keji.

Modus Operandi Dan Iming-Iming Pelaku

Dalam menjalankan aksinya, pelaku L memanfaatkan iming-iming uang tunai dan jajanan. Ia menawarkan uang sebesar Rp2.000 hingga Rp5.000 kepada para korban, tergantung pada hasil dagangannya. Selain itu, korban juga diberikan jajanan kesukaan mereka.

Pelaku juga menggunakan handphone sebagai alat untuk merayu korban. Ia membiarkan korban menggunakan handphonenya saat sedang berdagang, seringkali sambil memangku para korban. Momen ini dimanfaatkan untuk melakukan tindakan pencabulan.

Yang lebih mengejutkan, polisi menemukan bahwa pelaku menyimpan foto dan merekam aksi pencabulan tersebut dalam handphonenya. Isi handphone tersebut juga ditemukan banyak video porno dan video anak-anak di bawah umur yang direkam oleh pelaku.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Siswa SMP di Batam, Pelaku Diduga WNA Dalam Pengejaran Polisi

Terungkapnya Kasus Dan Penyelidikan Polisi

 Terungkapnya Kasus Dan Penyelidikan Polisi

Kasus ini mulai terungkap pada tanggal 5 Februari 2026, ketika salah satu korban menceritakan perbuatan pelaku kepada wali kelasnya. Informasi ini kemudian ditindaklanjuti oleh wali kelas, yang akhirnya menemukan beberapa korban lainnya yang mengalami hal serupa.

Informasi awal mengenai pencabulan ini kemudian disampaikan oleh kepala sekolah SD kepada kepala dusun setempat, Zulfan, pada Kamis (5/2). Zulfan segera mendatangi sekolah dan menemukan kerumunan guru serta warga yang telah mengetahui kasus tersebut.

Setelah diinterogasi, pelaku L sempat membantah tuduhan tersebut. Namun, pada akhirnya ia mengakui perbuatannya, termasuk menyibak rok korban, mencium bibir, dan memangku korban. Pengakuan ini memperkuat bukti-bukti yang telah dikumpulkan.

Seluruh Korban Anak Perempuan Dan Tindak Lanjut Hukum

Sejauh ini, polisi mengonfirmasi bahwa seluruh korban adalah anak perempuan berusia sekitar 9-11 tahun. Pemeriksaan menyeluruh terhadap tersangka dan para siswi korban telah dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang kuat.

AKBP Bayu Putro Wijayanto menambahkan bahwa pelaku “mengoleksi” foto dan video korban untuk dinikmati saat berada di rumah atau memiliki waktu senggang. Ini menunjukkan adanya motif kepuasan pribadi dari tindakan bejat yang dilakukan pelaku.

Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini dan memastikan bahwa pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan perlindungan terhadap anak-anak di lingkungan sekitar.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi menarik setiap hari, khusus untuk Anda, hanya di SOROT KRIMINAL SEKOLAH.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari polrespangandaran.id

By Lucas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Account
Cart
Search
Bagaimana Algoritma Media Sosial Membentuk Popularitas Game Klasik di Ruang DigitalStrategi Mahjong Ways 2 untuk Memahami Program Bonus Mingguan bagi Pemain AktifMahjong Wins 3 dan Pola Bonus Harian yang Menarik Perhatian Pemain AktifPergeseran Budaya Hiburan Digital dan Alasan Minat pada Live Dealer Terus MeningkatCara Menghitung Margin Keuntungan secara Matematika untuk Menganalisis PeluangGaya Bermain Santai di Mahjong Ways Plus dan Kaitannya dengan Konsistensi PermainanMenelaah Lonjakan Return Investasi dari Perspektif Analisis AlgoritmikDampak Konvergensi Faktor Pengganda terhadap Tekanan Sistem di Sektor Publik dan IndustriEvaluasi Konsistensi Hasil Pemula saat Menggunakan Mode Otomatis dalam Proses BelajarPeran Waktu dan Momentum dalam Membaca Peluang Permainan secara Lebih TerukurIntegrasi Holistik AI dan Kode Visual Membuka Taktik Data Digital yang Lebih Cerdas dan AdaptifPanduan Terkini Membaca Data RTP di Siang Hari untuk Menata Langkah Awal dengan Lebih AkuratOtoritas Lisensi Menyoroti Perbedaan Mencolok antara Klaim dan Realitas RTP Olympus yang Banyak DibicarakanKisah Pemain Lama Dragon Hatch Menunjukkan Cara Menghindari Kerugian Lewat Strategi yang Lebih Tenang dan TerukurTiga Teknik Sederhana di Mahjong Kian Menarik Dicermati karena Dinilai Membantu Membaca Peluang dengan Lebih JernihStudi Efektivitas RTP Membuka Pemahaman Baru tentang Cara Mengukur Return Permainan Secara Lebih AkuratAnalisis Mendalam Menemukan Pola Acak yang Kerap Dikaitkan dengan Lonjakan Hasil yang Menarik PerhatianAnalisis Sistem Berlapis Membantu Menentukan Arah Permainan yang Lebih Optimal dan TerarahPemanfaatan Sistem Otomatis Kian Dilirik untuk Mendorong Efisiensi dan Keteraturan Sesi yang Lebih BaikPenentuan Waktu Bermain yang Optimal Membantu Membaca Perubahan Pola Hasil dengan Lebih Cermat
Sweet Bonanza dan Fitur Tumble: Memahami Pola Permainan yang Menarik Perhatian PenggunaPanduan Santai Mahjong Ways 2 bagi Pemula untuk Memahami Permainan dengan Lebih CepatMemahami Laporan Audit Pihak Ketiga untuk Menilai Transparansi Game OnlineCara Memahami Pola Permainan Mahjong Wins 3 yang Kerap Digunakan Pemain BerpengalamanPanduan Membaca Pola Gates of Olympus untuk Menelaah Perubahan Ritme PermainanLaporan Analisis Sistem Modern dalam Menentukan Pola Permainan yang Lebih StabilPeran RTP dan Waktu dalam Membentuk Strategi Bermain yang Lebih EfektifMenelaah Waktu Bermain dan Fitur Putaran Otomatis dalam Ritme Permainan DigitalAnalisis Risiko dan Imbal Hasil dalam Sistem Permainan Digital InteraktifMahjong Ways 2 dan Ritme Spin yang Sering Dikaitkan dengan Peluang Hasil Lebih TinggiGates Of Olympus Kian Menarik Perhatian Lewat Pembahasan Pola Permainan yang Ramai Diperbincangkan PemainSweet Bonanza Kembali Disorot Setelah Muncul Beragam Cerita Pemain tentang Pola yang Sering DiamatiMenjaga Saldo Tetap Aman di Mahjong Ways Kini Kian Ditekankan Saat Pola Permainan Bergerak Tidak MenentuFenomena Jam Panas 2026 Memunculkan Perbincangan Baru tentang Pengaruh Waktu Bermain terhadap Ritme HasilSweet Bonanza Super Spin Kian Ramai Dibahas di Indonesia sebagai Fenomena Digital yang Tengah Naik DaunOptimalisasi Momen Harian Membuka Cara Baru Menyusun Strategi Permainan yang Lebih Efektif dan TerarahAnalisis Spin Gratis Mengungkap Pola Dominan yang Kian Menarik Dicermati dalam Membaca Arah PermainanWaktu Kini Dipandang Sebagai Variabel Penting dalam Menata Ritme dan Konsistensi Hasil PermainanTeori Probabilistik Membuka Pemahaman Baru tentang Pola Konsisten dan Dampaknya pada Arah ReturnEksperimen Skala Kecil Menunjukkan Siklus Tertentu Dapat Membentuk Stabilitas Return yang Lebih Terukur